Minggu, 06 Desember 2009

Materi

Materi adalah suatu yang mempunyai massa dan menempati ruang. Metri diklasifikasikan menjadi 2 (dua), yaitu:
1. Zat Tunggal
Adalah materi yang memiliki sifat dan susunan yang sama pada setiap bagian. Zat tunggal terbagi menjadi 2 (dua), yaitu:
1. Unsur adalah zat yang tidak dapat diuraikan oleh perubahan kimia sederhana melalui dua zat atau lebih.
2. Senyawa adalah zat dengan susunan atau komposisi tertentu yang dapat diuraikan oleh proses kimia sederhan menjadi dua zat atau lebih.
2. Zat Campuran
Materi yang terdiri dari dua macam zat atau lebih. Zat campuran juga dibagi menjadi 2 (dua), yaitu homogen dan heterogen.

Sifat Materi dibagi menjadi 2 (dua), yaitu:
1. Sifat fisika adalah sifat yang berhubungan dengan fisik zat atau materi, meliputi warna, bau, titik didih, titik leleh, titik beku.
2. Sifat kimia adalah sifat zat atau materi yang berhubungan dengan perubahan kimia dan energi yang menyertainya.

Perubahan Materi
1. Perubahan fisika adalah perubahan yang tidak menyebabkan pembentukkan atau terbentuknya materi baru.
2. Perubahan kimia adalah perubahan yang disertai dengan pembentukkan materi baru.




2) Perubahan Materi
Tidak ada yang abadi , kecuali Tuhan Yang Maha Esa, pencipta materi
tersebut. Dengan demikian materi di alam ini selalu mengalami perubahan.
Perubahan terjadi karena berubah massanya, berubah volumenya, berubah
wujudnya, atau berubah menjadi materi lain ;
Perubahan tersebut sering kali kita lihat, seperti ;
- Air mendidih manjadi uap
- Besi berkarat
- Susu menjadi basi
- Ledakan mercon
- Kapur barus menyublim
- dan masih banyak lagi
Sesungguhnya, perubahan materi melibatkan perubahan sifat dari materi
itu sendiri. Perubahan sifat ini ada yang hanya melibatkan perubahan sifat
fisikanya saja, dan ada juga yang melibatkan perubahan sifat kimianya.
Biasanya perubahan sifat kimia suatu materi selalu melibatkan juga
perubahan sifat fisikanya.
Para ahli kimia mengelompokkan menjadi 2 perubahan yaitu perubahan
fisika dan perubahan kimia.
a) Perubahan Fisika
Perubahan fisika merupakan perubahan materi yang tidak disertai
terjadinya zat baru, tidak berubah zat asalnya, hanya terjadi perubahan
wujud, perubahan bentuk atau perubahan ukuran.
Contoh : jika air dipanaskan akan berubah menjadi uap air, sedangkan jika
air didinginkan maka air akan membeku menjadi es. Es, air dan uap adalah
zat yang sama hanya wujudnya saja yang berbeda.
 Perubahan Fisika Karena Perubahan Wujud
Perubahan wujud dapat digambarkan sebagai berikut :
Contohnya : lilin meleleh, es krim mencair, kapur barus menyublim,
yodium menyublim, air menguap , uap air mengembun dsb.
Pada perubahan wujud, wujud dapat dikembalikan ke wujud dan
bentuk asalnya.
PADAT
CAIR GAS
mencair
membeku
menguap
mengembun
menyublim
8
 Perubahan Fisika karena Perubahan bentuk
Contohnya : - kayu diubah menjadi kursi/lemari
- beras diubah menjadi tepung beras
 Perubahan Fisika karena Pelarutan/Pengeringan
Contohnya : - nasi diubah menjadi bubur
- gula diubah menjadi sirop
- sayuran menjadi layu
 Contoh lain Perubahan Fisika
Contohnya : - bola lampu lisrik menyala
- cermin memantulkan sinar
- mobil dicat
b) Perubahan Kimia
Perubahan kimia merupakan perubahan zat yang menyebabkan terjadinya
satu atau lebih zat yang jenisnya baru.
Perubahan kimia selanjutnya disebut reaksi kimia
Contoh : Besi berkarat, proses fotosintesis, pembuatan tempe
(fermentasi), indutri asam sulfat, industri alkohol dan lain-lain.
Perubahan kimia dapat terjadi karena beberapa proses yaitu :
 proses pembakaran
Pada proses pembakaran terjadi reaksi antara zat yang terbakar dengan
oksigen dan adanya api. Pada proses pembakaran, zat asal akan
berubah menjadi zat baru yang berbeda sifatnya dari zat asal.
Contoh proses pembakaran :
- Kertas dibakar akan berubah menjadi gas, asap, ataupun abu.
- Bensin terbakar
- Lilin menyala
- Petasan meledak
Pada pembakaran sempurna bahan bakar dihasilkan karbondioksida
dan uap air. Jadi pada proses pembakaran dihasilkan zat baru, yaitu
karbondioksida , uap air, asap dan arang. Pada pembakarn yang tidak
sempurna dihasilkan gas beracun yaitu karbon monoksida yang
menyebabkan sesak napas.
 Proses peragian
Proses peragian merupakan proses di mana zat asal yang mengandung
karbohidrat/protein dengan bantuan mikroorganisme (ragi/bakteri)
akan berubah menjadi zat-zat lain
Contohnya :
- singkong , beras diubah menjadi tape
- kedelai diubah menjadi kecap, tempe tauco
- tepung gandum diubah menjadi roti
9
 Proses perusakan atau pelapukan
Proses perusakan atau pelapukan yaitu kerusakan yang terjadi karena
aktivitas mikroba, enzim atau reaksi kimia.
Contohnya ;
- makanan menjadi basi
- minyak menjadi tengik
- pelapukan kayu
- buah-buahan membusuk
 Dari proses mahluk hidup
- Proses fotositesis, terjadi dengan adanya klorofil (zat hijau daun).
Dengan bantuan sinar matahari tumbuh-tumbuhan mengubah
karbondioksida dan air menjadi glukosa dan gas oksigen. Reaksi :
sinar
Karbondioksida + air  glukosa + oksigen
Matahari
Sinar
6 CO2 + 6 H2O  C6 H12 O6 + 6O2
matahari
- Proses pencernaan makanan. Nasi (karbohidrat) dalam tubuh kita
dengan bantuan enzim diubah menjadi glukosa
enzim
Karbohidrat  glukosa
- Proses pernapasan, terjadi di mana glukosa dari hasil pencernaan
dalam tubuh akan dibakar dengan oksigen menghasilkan
karbondioksida, air, dan energi
Reaksi :
Glukosa + Oksigen  karbondioksida + air + energi
C6 H12 O 6 + 6 O2  6 CO2 + 6 H O + energi
Bagaimana membedakan perubahan kimia dari perubahan fisika selain
dengan jalan membuktikan terjadinya zat yang jenisnya baru ?
Reaksi kimia (perubahan kimia) sering disertai gejala atau tanda-tanda
terbentuknya zat baru. Ada empat macam petunjuk yang menandai
berlangsungnya suatu reaksi kimia yaitu :
1) Pembentukan gas
2) Pembentukan endapan
3) Perubahan warna
4) Perubahan suhu
Dari uraian tentang perubahan materi di atas, maka kita bisa membedakan
antara perubahan fisika dengan perubahan kimia sebagai berikut.
10
Perubahan fisika
1. Bersifat sementara
2. Tidak menyebabkan
terbentuknya materi baru
3. Hanya melibatkan
perubahan pada sifat fisika
materi
Perubahan kimia
1. Bersifat kekal (permanen)
2. menyebabkan terbentuknya
materi baru
3. Melibatkan perubahan pada
sifat fisika maupun sifat
kimia
c. Rangkuman 1
- Materi didefinisikan segala sesutu yang mempunyai massa, menempati
ruang, dan memiliki sifat seperti dapat dilihat, dicium,diraba, didengar
atau dirasa
- Sifat fisika materi meliputi : wujud, rasa bau, warna, bentuk dan
tetapan fisika. Sifat kimia materi meliputi: kereaktifan ( kemudahan
bereaksi; mudah terbakar ), rumus kimia, struktur ikatan.
- Perubahan fisika merupakan perubahan yang hanya melibatkan
perubahan sifat fisika materi, berifat sementara dan tidak
menghasilkan zat baru,
- Perubahan kimia merupakan perubahan materi yang melibatkan pada
sifat fisika maupun sifat kimia materi, perubahan yang menghasilkan
zat baru yang sifatnya kekal.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar